30 Maret 2012

Dalam kenyataanya, pertama, tidak setiap muslim dengan sengaja melakukan kegiatan dakwah, kedua tidak setiap muslim yang sengaja berdakwah telah melakukan perannya dengan efektif. Ketiga, diskursus yang berkembang pada akedemisi, adalah persoalan kebimbangan akademik apakah dakwah merupakan ilmu atau tidak atau setidaknya meragukan bahwa dakwah bukan ilmu, akan tetapi dakwah hanya sekedar keterampilan praktis, semenjak zaman Rasululah Saw. sampai hari ini, sehinga muncul anggapan tidak perlu lagi membahas dan memperbicangkan dakwah sebagai ilmu dalam zona akademik, dan ketika dibicarakan dalam zona akademik menimbulkan kebimbangan. Kembimbangan tersebut cukup beralasan, karena ketidakjelasan objek kajian dakwah baik formal maupun material. Anggapan sebagian insan akdemisi dakwah tidak mempunyai perbedaaan yang signifikan dengan keilmuan lainya dalam objek kajianya, baik formal maupun material, apalagi memposisikan dakwah dengan ilmu-ilmu lainnya, baik dalam keilmuan Islam maupun dalam keilmuan umum lainnya, maka makalah ini mencoba menyisiri dan mengurut kembali ibarat benang kusut, sehingga akhirnya jelas benang merah antara satu ilmu dengan ilmu lainnya.. Selanjutnya silakan download pada link,,,,,,
http://www.ziddu.com/download/19016065/Menggagasilmudakwah.doc.html

0 Comment